Raih Kemenangan Bersama Kami di TOBA4D | Bonus Cashback Sportbook dan Sabung Ayam 15% | Bonus Refferal 2% | Bonus Rollingan 0,8% | Diskon Togel Terbesar 66% | MIN DEPOSIT HANYA 50RB!| BBM : E32C4E03 | LINE : toba_4d | WA : +855 96 202 2548

Menjadi Transgender, Solena Chaniago Sulit Temukan Cinta Sejati

https: img-z.okeinfo.net content 2019 03 30 33 2037000 menjadi-transgender-solena-chaniago-sulit-temukan-cinta-sejati-ouHkVyAyWM.jpg

BERITA TOBA4DPenata rambut terkenal Solena Chaniago mengaku tak pernah menyesal menjadi seorang transgender. Pasalnya, ia memilih untuk menetap di Amerika Serikat, usai memutuskan untuk mengubah kelamin serta penampilanmya menjadi seorang wanita.
Berbeda dengan di Indonesia, dimana fenomena Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT) masih menjadi hal yang tabu, Solena mengaku sama sekali tak pernah mengalami bully di negara tempatnya menetap saat ini. Ia justru bisa mendapatkan pekerjaan dan tidak dipandang sebelah mata oleh orang-orang di sana.
Kesulitan terbesar Solena Chaniago usai mengubah dirinya menjadi seorang wanita ialah persoalan cinta sejati. Apalagi para pria sering kurang percaya diri saat mengenalkan bahwa mereka menjalin hubungan dengan seorang transgender.
"Yang terberat itu dalam hal percintaan ya. Karena laki-laki menyukai kita (transgender), karena menganggap kita wanita dipandangan matanya. Padahal sebenarnya kita bukan wanita 100 persen juga gitu. Hanya ini semua karena teknologi operasi yang membuat wujud saya seperti wanita, tetapi jika laki-laki atau pacar minta anak, menanyakan anak, nah disitu sudah agak ribet," papar Solena kepada Okezone.
"Norma-norma yang masih lekat di masyarakat umum, ialah saat saya datang ke keluarganya, mereka ada sedikit ketidakpercayaan diri saat mereka mengenalkan saya ke orang terdekat. Dan itu sangat mengganggu aku," tambahnya.
Beruntung, Solena kini telah menemukan cinta sejatinya. Pada 2017 lalu dirinya diketahui menikah dengan seorang pria asal Jerman bernama Ronnie. Bahkan hubungan dirinya dan anak perempuannya, Shanaya, hasil pernikahannya saat masih menjadi lelaki juga cukup baik.
"Tapi saat saya bertemu suami saya, saya merasa beruntung. Aku punya suami yang membela aku kemanapun, dan sampai aku akhirnya menikah. Jadi asmara banyak kendalanya dari seorang trasgender, bukan dari sisi seksual tapi dari segi general," tuturnya.
Kesedihan juga dialami Solena saat mengetahui bahwa penolakan dan cibiran didapatkan dirinya dari pihak keluarga. Bahkan ia mengaku bahwa ibundanya baru dalam tiga tahun terakhir berusaha untuk menerima keadaannya sebagai seorang transgender.
Ia mengungkap bahwa dirinya tak mau ambil pusing untuk memikirkan bagaimana sikap keluarga besarnya yang tak bisa menerimanya yang merupakan seorang trandgender. Solena justru lebih memilih peduli kepada kehidupannya saat ini, dimana sudah ada pria baik hati yang mencintainya, serta anak perempuan yang juga mau menerimanya apa adanya.

Baca Juga : Perubahan Vanessa Angel Setelah Mendekam di Penjara, Makin Dekat Dengan Tuhan 
"Cibiran yang datang banyak dari saudara sepupu, dari orang-orang luar. Bukan dari adik-adik saya, bukan dari orangtua saya. Kalau dari ibu saya, yang saya dapat adalah penolakan bukan cibiran. Ibu saya bahkan baru bisa menerima saya mungkin baru 2-3 tahun terakhir. Dulu dia pura-pura menerima, saya bisa merasakan itu. Tetapi adik-adik saya bisa menerima dari dulu. Kalau sepupu, om, tante, mereka tidak bisa menerima, bahkan mencibir, dan saya tahu itu," ungkapnya.
"Saya hingga saat ini enggak punya hubungan dekat dengan pihak ibu atau bapak saya. Saya tidak peduli dengan itu, yang saya pedulikan hanya anak perempuan saya, dan keluarga saya. Saya hanya mempedulikan suami saya, anak saya dan kesehatan mereka," tandasnya.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.