Raih Kemenangan Bersama Kami di TOBA4D | Bonus Cashback Sportbook dan Sabung Ayam 15% | Bonus Refferal 2% | Bonus Rollingan 0,8% | Diskon Togel Terbesar 66% | MIN DEPOSIT HANYA 50RB!| BBM : E32C4E03 | LINE : toba_4d | WA : +855 96 202 2548

VIRAL ! Cara Epik Menghukum Pelakor, Pakai Karangan Bunga


TOBA 4D - Istilah pelakor atau perebut laki orang kerap berseliweran di media sosial. Berbagai kisah tentang korban menghukum pelakor pun selalu menarik untuk disimak.

Baru-baru ini, akun Twitter @trashurex mengunggah foto tentang seseorang yang memiliki cara epik untuk memberi pelajaran bagi si pelakor.

Dari dua foto yang diunggah akun tersebut, terlihat seseorang mempermalukan pelakor lewat media karangan bunga saat wisuda.

"Happy Graduation for Pelakor, dari Istri yang Kau Goda Suaminya. Semoga dengan gelar barunya bisa untuk mencari nafkah yang halal," demikian tulisan dalam karangan bunga, lengkap dengan foto seorang wanita di pojoknya.

Dari foto pertama, diketahui bahwa wanita tertuduh pelakor tersebut baru merampungkan studi S2 dan mendapat gelar Magister, yakni MBA (Master of Business Administration).


Sedangkan di foto kedua, diyakini masih ditujukan pada orang yang sama. Tidak menyebutkan kembali namanya, karangan bunga tersebut berisi hujatan lebih sadis.

"SD 6t ahun, SMP 3 tahun, SMA 3 tahun, S1 5 tahun, S2 2 tahun, cuma jadi pelakor. 19 tahun sekolah ngapain aja?!? Semoga dengan gelar barunya tidak ada lagi suami-suami yang kau goda, dan bisa mencari rezeki yang halal!" demikian tulisan di karangan bunga kedua.


Sejak diunggah pada Jumat (18/10/2019) kemarin, postingan ini menjadi viral di Twitter, menarik lebih dari 17 ribu retweets dan 15 ribulikes. Warganet pun memberi reaksi yang beragam.

Banyak yang mendukung perbuatan tersebut. Namun, banyak pula yang menganggap perspektif hanya menghukum pelakor jangan terus dilanggengkan.

"Tamu nggak bakal masuk kalau nggak dibukain pintu dan pelakor nggak bakal masuk kalau si lakinya nggak bukain hati buat si dia. Duh, gemes," ujar salah satu warganet.

Bagaimana menurutmu?

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.