Raih Kemenangan Bersama Kami di TOBA4D | Bonus Cashback Sportbook dan Sabung Ayam 15% | Bonus Refferal 2% | Bonus Rollingan 0,8% | Diskon Togel Terbesar 66% | MIN DEPOSIT HANYA 50RB!| BBM : E32C4E03 | LINE : toba_4d | WA : +855 96 202 2548

Udara Di Dalam Rumah Ternyata Lebih Kotor

TOBA4D – Udara Makin Memburuk? Pasti asap kendaraan, asap dari pabrik atau pemakaman kumuh menjadi hal-hal yang muncul di pikiran seketika.
Udara Makin Memburuk? Pasti asap kendaraan, asap dari pabrik atau pemakaman kumuh menjadi hal-hal yang muncul di pikiran seketika.
Walaupun asap di luar memang kotor dan beracun, tapi tahukah Anda bahwa ternyata udara di dalam rumah juga tak kalah kotor?
Selain di dalam rumah, di tempat kerja ataupun di tempat kebugaran, ternyata juga bisa mengandung polusi berbahaya bagi tubuh juga selain di luar sana.
Berdasarkan sebuah studi, polusi di dalam rumah bisa lebih berpolusi dibandingkan di luar. Sekitar 90% orang berkegiatan di dalam ruangan, baik itu di dalam rumah, sekolah, tempat kerja atau di tempat publik.
Dilansir dari TOBA4DLOUNGE, Sabtu (9/11/2019), polusi di dalam ruangan biasanya merupakan campuran dari polutan yang terbawa dari luar juga, seperti dari kendaraan ataupun pabrik.
Selain itu, kontaminan dalam ruangan seperti sumber pembakaran dan emisi dari bahan bangunan, perabotan serta peralatan elektronik juga menjadi sumber lain polusi dalam ruangan. 
Alasan lain mengapa udara di dalam ruangan menjadi tidak sehat, adalah karena penghuninya sendiri, seperti asap rokok atau hewan peliharaan misalnya.
Studi tersebut menyadarkan manusia bahwa mereka akan berisiko menghirup polusi kotor di mana saja setiap harinya, tak peduli di dalam atau luar ruangan. 
Kualitas udara yang buruk lebih berbahaya bagi mereka yang rentan seperti anak-anak, lansia, atau orang yang menderita penyakit pernapasan.
Penelitian ini juga menunjukkan bahwa udara dalam ruangan yang tercemar dapat mempengaruhi anak-anak lebih dari udara luar.
Sistem pernapasan mereka menjadi target utama dari polutan polusi dan mengakibatkan maslaah kesehatan bagi anak-anak.
Saran dari Ahli Lingkungan
Kesehatan Wanita Pembunuh Bayinya di OKU Selatan Memburuk Usai Melahirkan
Para ahli menyarankan untuk memasang sensor lingkungan.
Mereka dapat melacak kualitas udara yang kita hirup, memberi kita informasi penting tentang hal-hal yang kita hirup, dan membantu kita mencari tahu kapan harus melawannya.
Kita dapat melakukan hal-hal lain yang dilakukan untuk meningkatkan kualitas udara di dalam rumah kita, tempat kerja, dan sekolah dengan memperhatikan hal-hal seperti:

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.