Raih Kemenangan Bersama Kami di TOBA4D | Bonus Cashback Sportbook dan Sabung Ayam 15% | Bonus Refferal 2% | Bonus Rollingan 0,8% | Diskon Togel Terbesar 66% | MIN DEPOSIT HANYA 50RB!| BBM : E32C4E03 | LINE : toba_4d | WA : +855 96 202 2548

Prestasi Mengerikan Pablo Escobar

TOBA4D – Prestasi Mengerikan Pablo Escobar “Cocain king” julukan tersebut seakan cocok untuk di sematkan pada salah satu tokoh dunia hitam terkenal yang kita kenal sebagai Pablo Escobar.
Prestasi Mengerikan Pablo Escobar “Cocain king” julukan tersebut seakan cocok untuk di sematkan pada salah satu tokoh dunia hitam terkenal yang kita kenal sebagai Pablo Escobar.
Berbagai peninggalan termasuk didalamnya trauma, terror, dan kehancuran yang tidak berkesudahan bahkan mampu menggerakan Netflix untuk mengangkat kembali cerita-cerita kriminal tersebut kedalam sebuah TV series berjudul Narcos.
Percaya atau tidak, kebanyakan dari kita mengenal Pablo dari cerita-cerita singkat akan kerajaan narkoba, dan yang paling terkenal ketika dia membakar sejumlah besar uang kertas “hanya” untuk menghangatkan putrinya ketika mereka sedang dalam masa pelarian. 
Tapi taukah kalian bagaimana sebenarnya Escobar menunjukkan taringnya dan menebar teror di sentero Kolombia? Hingga membuatnya pantas untuk mendapat kursi emas di neraka? Penasaran? Keep reading below ya bro.

“Kompetisi membunuh polisi” mimpi buruk yang teramat kelam

10 “Prestasi Mengerikan” Pablo Escobar yang dapat memberinya tiket VIP ke Neraka
Ketika penjahat lain sangat menghindari konflik dengan polisi apalagi sampai harus merenggang nyawa. Pablo Escobar adalah hal yang sebaliknya. Bahkan dengan terang-terangan dia mengadakan “Kompetisi membunuh polisi” dengan hadiah hingga 10 juta rupiah bagi setiap kepala yang di dapat. Hasilnya?
Di akhir 1993 terhitung lebih dari 550 jiwa polisi Kolombia melayang menjadi korban. Yang paling terkenal adalah kematian Jaime Ramirez Gomez yang tertembak di kepala ketika tengah berlibur bersama keluarganya. 
Belakangan di ketahui Ramirez menjadi target spesial karena usahanya untuk bersaksi melawan Escobar di pengadilan.

Prestasi mengerikan rekor salah satu pembunuh bayarannya : 3.000 kematian

10 “Prestasi Mengerikan” Pablo Escobar yang dapat memberinya tiket VIP ke Neraka
John Jairo Velasques aka “Popeye” merupakan salah satu loyalis Escobar yang terkenal paling bengis dan kejam. Terkenal setelah keluar dari pelatihan polisi dan bergabung dengan kartel Medellin, Velasques mengaku bahwa dia telah membunuh lebih dari 300 jiwa dan mengatur pembunuhan lebih dari 3000 korbannya dengan berbagai jalan dan cara mengerikan yang dapat kamu bayangkan. 
Salah satu cerita paling terkenal adalah pembunuhan yang di lakukan terhadap pacarnya sendiri, tepat ketika pacarnya tersebut berbicara kepada DEA.
Velasques mendekam 22 tahun penjara kolombia. bebas, dan kemudian kembali di penjara pada mei 2018.

Tidak segan-segan menghukum mereka yang dekat dengannya

10 “Prestasi Mengerikan” Pablo Escobar yang dapat memberinya tiket VIP ke Neraka
Ketika kamu berfikir kedekatan dengan Pablo Escobar menjadi sesuatu yang dapat menjamin hidupmu, hal itu adalah salah besar. Escobar di ketahui pernah menghukum salah satu pelayannya yang tertangkap mencuri garpu perak miliknya dengan cara menenggelamkannya di kolam pribadi, pada sebuah acara pesta. Sementara para tamu undangan melihat hal tersebut seakan tontonan biasa. 
Escobar juga pernah bercerita kepada kekasihnya Virginia, tentang mantan kekasih Escobar yang diketahui hamil oleh pria lain, yang mana Escobar menculik wanita tersebut dan memaksanya untuk mengaborsi kandungannya.

Prestasi mengerikan meledakkan 1 pesawat yang penuh dengan penumpang

10 “Prestasi Mengerikan” Pablo Escobar yang dapat memberinya tiket VIP ke Neraka
Bagi saya pribadi, ini lah kekejaman paling kelam dari seorang Pablo Escobar, meledakkan satu pesawat yang berisi 107 penumpang tanpa kenal bulu. Pada 1989, anak buah Escobar di beri tugas untuk memasang bom peledak pada pesawat Avianca Flight 203 yang hendak lepas landas. Naas, ledakan tersebut membunuh keseluruhan penumpang di dalamnya
Apa alasan Escobar melakukan hal tersebut?
Semua di karenakan “kabar burung” yang mengatakan bahwa salah satu rival ataupun informan dari Escobar ada di dalam pesawat tersebut
Sial bagi Escobar, ternyata terdapat dua orang penumpang berkewarnegaraan Amerika didalam pesawat tersebut. Amerika yang geram karena terdapat warga negaranya yang menjadi korban, langsung turun ke kancah permainan dan memburu habis-habisan Pablo Escobar.

Prestasi mengerikan anak buahnya memasang lebih dari 100 bom peledak dalam kurun waktu 1 bulan

10 “Prestasi Mengerikan” Pablo Escobar yang dapat memberinya tiket VIP ke Neraka
Escobar dan kroco-kroconya di ketahui tidak pandang bulu dalam melakukan kekerasan. Mereka di ketahui tidak segan untuk memasang peledak dan menghancurkan rival yang ada termasuk membuat kepolisian sibuk dengan hal tersebut.
Ketika pada akhirnya pemerintah telah gerah dan mengizinkan Amerika ikut membantu, para pimpinan Kartel yang ada atau disebut juga para Extraditable mengumumkan perang besar-besaran. Pemasangan dan peledakan bom terjadi dimana-mana, hingga pada puncaknya November 1991, terdapat lebih dari 100 laporan peledakan bom.
Tidak terhitung berapa korban rakyat sipil yang merenggang nyawa akibat bom-bom peledak yang di gunakan oleh kartel Medellin.

Membunuh calon kandidat presiden

10 “Prestasi Mengerikan” Pablo Escobar yang dapat memberinya tiket VIP ke Neraka
1989, Luis Carlos Galan, naik menjadi salah satu kandidat presiden mendatang. Dengan dua buah janji populernya untuk menumpas seluruh kartel di Kolombia, dan menyetujui perjanjian ekstradisi dengan Amerika, Galan berhasil membuat kemenangan hampir pasti berada di tangannya.
Namun sayang, Escobar pun memerintahkan anak buahnya, yaitu Popeye untuk mengeksekusi Galan, pada kegiatan kampanye yang di lakukannya di Soacha.

Ketakukan Escobar membuatnya menyerang aliansinya sendiri

Satu hal yang menjadi penyakit tiap-tiap para pemimpin kartel adalah kekhawatiran yang berlebihan terhadap pihak-pihak yang mampu mengancam kekuasaannya.
Dan hal ini pun berlaku bagi Escobar. Meyakini bahwa para sekutunya akan menjamin keselamatan dan kekuasaan yang dimilikinya, Escobar malah tidak dapat tenang dan semakin khawatir hingga puncaknya mengalami paranoid yang tidak berkesudahan.
Hal ini memancing dirinya tidak hanya memangsa warga sipil dan polisi, namun juga bekas sekutu yang dahulu pernah bekerja dengannya.

Escobar yang mampu mengubah wajah Kolombia itu sendiri

Akhir 90’an Pablo Escobar seorang diri mampu membuat kota Madellin di labeli sebagai “Kota paling mematikan di dunia”. Pusat perdagangan obat terlarang, kejahatan terorganisir, perang kartel yang tidak berkesudahan seakan menjadi lingkaran setan yang terus berputar. 
Hingga pada akhirnya, setelah kematian Escobar, tingkah kematian di kota tersebut pun perlahan turun, dan para kartel mulai kehilangan kekuasaannya.
Hingga puncaknya pada 2017, tingkat kematian di Kolombia turun pada level terendahnya dalam beberapa dekade terakhir. Hal ini pun berdampak kepada pemerintah yang kemudian mampu untuk kembali membangun ekonomi Kolombia yang dahulu sempat turun.

Akhir dari pengejaran

Rival, DEA, FBI, Polisi Kolombia, hingga pembunuh bayaran masing-masing berlomba akan siapa yang dapat pertama kali dapat menembak mati Pablo Escobar. Pengejaran yang tiada henti, teror, dan kekhawatiran dengan sukses menghiasi hari-hari terakhir Escobar.
Setelah beberapa kali mampu menghindari hal tersebut, pada akhirnya Escobar melakukan kesalahan yang fatal, dimana panggilan telpon yang dilakukannya untuk menghubungi anaknya sendiri, berhasil di sadap oleh polisi setempat.
Hal ini berujung pada adegan tembak menembak antara Escobar dan anak buahnya, melawan polisi. Escobar pun jatuh tidak bernyawa dengan luka tembak di kaki, dan badan. Sementara itu timah panas yang menembus sisi telinganya menjadi pengakhir dari kehidupan sang Raja Kokain.

Sang Anak yang takut akan ayahnya sendiri

Escobar terkenal akan kasih sayangnya yang tidak ternilai terhadap keluarganya sendiri, termasuk anak-anaknya. Namun apakah hal ini menjamin sang anak menghormati ayahnya sendiri dan membelanya habis-habisan? Kenyataan malah sebaliknya.
Tidak lama setelah kematian Escobar, istri berserta anaknya pindah dan menetap di Argentina. Sang anak Juan Pablo, diketahui berganti nama menjadi Sebastian Marroquin, agar terdapat dinding pembatas antara dirinya dan legenda mengerikan yang di tinggalkan oleh ayahnya sendiri.
10 tahun setelah kematian Escobar, Sebastian pun muncul ke publik untuk menjelaskan segala “kekejaman” yang telah dilakukan ayahnya. Dia sendiri mengakui bahwa Escobar adalah sosok pria yang mampu melakukan kekejaman yang paling buruk yang dapat di bayangkan. 

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.